Sabtu, 06 Maret 2010

PO. Harapan Jaya Air Suspension


Membidik pasar konsumen bus yang menyukai kenyamanan di kendaraan, operator bus yang berbasis di kota Tulungagung, PO Harapan Jaya 1 Mei 2008 lalu meluncurkan 2 unit bus patas dengan suspensi udara (air suspension).

Bus dengan fitur ini menjanjikan kenyamanan yang lebih baik selama di perjalanan, ditambah fasilitas toilet yang belum pernah ada di bus patas Harapan Jaya maupun bus patas AKDP yang dijalankan operator lainnya di Jawa Timur. Dua unit bus patas air suspension ini menggunakan sasis dan mesin Hino RK R260, seri mesin terbaru dari Hino dan melayani jalur Tulungagung-Kediri-Surabaya Pergi Pulang (PP).

PELUNCURAN perdana armada ini menjadi spesial karena dilakukan dengan mengundang komunitas penggemar bus di Indonesia, Bismania Jawa Timur. Acara peluncurannya sendiri dilakukan di pool Harapan Jaya di Jl Mayor Suyadi 23 A Tulung Agung. Diawali dengan syukuran sederhana dan pembacaan doa bersama. Pak Parni, ditunjuk menjadi pengemudi kehormatan yang mengemudikan perdana bus patas air suspension ini yang menggunakan bodi New Travego buatan karoseri Adiputro, Malang ini. Bismania ikut menyertai perjalanan bus ini melayani trayek pertama menuju Surabaya.

Perjalanan dimulai dari garasi menuju Terminal Tulungagung terlebih dahulu. Pukul 06.30 bus tepat berjalan meninggalkan terminal. Sepanjang perjalanan bus bergerak dengan nyaman dengan kecepatan yang menyesuaikan kondisi jalan yang cukup padat dan sempit. Air suspension yang terpasang di bus ini benar-benar mampu meredam goncangan ketika bus harus menyiasati kepadatan jalan raya maupun kondisi jalan raya Tulungagung-Kertosono yang tidak sepenuhnya mulus. Nyaris tidak ada goncangan dan bunyi berisik dari dalam interior bus yang cukup luks ini. Nyaris semua penumpang terbuai dengan kelembutan dari bus Harapan Jaya.

"Wah nyaman sekali rasanya. benar-benar lembut. Salut buat Harapan Jaya" ujar Arifandi dari komunitas Bismania sekaligus penumpang pertama yang mendapat potongan karcis pertama. "Mantap banget busnya. Bodi dan interiornya yahud dan empuk" ujar Suroso, penumpang lainnya. Jalur Tulungagung-Surabaya yang nyaris tanpa tanjakan dan tikungan-tikungan tajam ikut serta menunjang performa Hino RK8 R260 bersuspensi udara ini. Bus berkapasitas 38 seats ini rasanya cukup nyaman untuk perjalanan jarak menengah, lebih nyaman dibanding bus patas sejenis di Jatim yang masih rata-rata tanpa toilet dan masih menggunakan per daun atau leaf spring.

Menurut Syamsudin, Manajer Operasional Harapan Jaya, pihaknya saat ini sedang melakukan pengadaan 10 unit Hino R260 untuk memperkuat barisan armada PO Harapan Jaya. Harapan Jaya saat ini mengoperasikan sekitar 200 unit bus dari berbagai merek. Diantaranya, Scania seri K114, Volvo seri B7R, Mercedes Benz seri OH 1521, OH 1525, Hino seri AK3HR, Hino AK1J, dan Hino RK8 R260 serta Mitsubhisi Fuso BM117. Sebanyak dua uUnit Hino R260 ini melengkapi 25 armada bus patas Jatim yang dioperasikan PO Harapan Jaya.

Syamsudin menyebutkan, bus patas konsep baru ini dalam kondisi tertentu juga akan difungsikan untuk kebutuhan lain, misalnya armada pariwisata. "Itu akan kita sesuaikan dengan momen-momen tertentu," ungkap Syamsudin.

Jam Keberangkatan Bus Patas Harapan Jaya

* Dari Surabaya : Pukul 07.00 s/d 21.00 WIB

* Dari Tulung Agung : 02.00 s/d 17.00 WIB

* Harga Tiket : Rp 30.000 (Tulung Agung-SBY atau SBY-Tulung Agung)

* Trayek: Tulungagung- Kediri - Kertosono - Jombang - Mojokerto - Surabaya PP

* Lama Tempuh : 3,5 sampai 4 jam (bergantung kondisi jalan)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar